Pemilihan material ramah lingkungan untuk rumah maupun bangunan lain menjadi pertimbangan penting. Sebab, kini kondisi lingkungan seolah menuntut kita untuk lebih bijak dalam mengelolanya. Sehingga apa yang kita bangun tidak menimbulkan lebih banyak pencemaran.

Selain membuat ruang terbuka hijau di luar maupun dalam rumah, penyediaan material yang mendukung prinsip tersebut seperti atap ramah lingkungan pun perlu dilakukan.

Dapat disebut pula sebagai atap go green, tipe ini adalah salah satu inovasi penutup atap bergelombang yang terbuat dari formula atap baja ringan.

Karena formula itulah membuat atap ini berbeda dari penutup atap bergelombang lain. Terlebih lagi material ini tidak mengantung fiber beracun seperti yang terdapat pada asbes dan seng.

Di samping ramah lingkungan, beberapa keuntungan akan Anda dapatkan saat memilih material atap go green seperti ulasan berikut ini.

Material Ramah Lingkungan yang Kuat

Berbeda dari asbes maupun seng, atap ramah lingkungan memang lebih ringan. Meskipun demikian, beban yang dapat ditahan dapat mencapai hingga 100 kg.

Hal ini karena gelombang mikro yang terdapat pada permukaannya menambah kekuatan dan fleksibilitas atap.

Formula plastik baja dan teknologi modern yang digunakan dalam pembuatan jenis atap ini pun membuatnya lebih kuat.

Anti Karat

Bukan hanya telah lulus pengujian bahan bangunan yang bebas racun dan dapat didaur ulang kembali. Anti karat adalah kelebihan lain dari atap go green.

Jadi, atap ini cocok jika menjadi bagian dari konstruksi rumah-rumah modern di wilayah beriklim tropis dengan kelembaban udara tinggi.

Memiliki Lapisan Anti Sinar UV

Menariknya lagi, atap go green juga memiliki lapisan anti sinar ultra violet (UV) yang dapat memantulkan sinar matahari kembali.

Jadi, bukan hanya mencegah sinar UV masuk ke dalam rumah. Jenis atap ini pun dapat menurunkan suhu di luar ruangan sampai 30%. Alhasil, ruangan di dalam bangunan tidak akan terpengaruh oleh keadaan suhu di luar.

Pemasangannya Mudah

Pemasangan dari material ramah lingkungan ini juga cukup mudah, sehingga waktu dan biaya yang dikeluarkan dapat diminalisir.

Untuk memasangnya, pastikan ukuran atap sama supaya terpasang dengan rapat. Gunakan pula rangka atap baja ringan agar pemasangannya lebih sempurna.

Itulah kelebihan dari atap dengan material ramah lingkungan. Selain awet, tentu saja dapat mencegah pencemaran lingkungan. Tertarik untuk menerapkan konsep bangunan ramah lingkungan?