Baja Ringan merupakan material konstruksi yang kini semakin diminati karena keringanan dan ketahananya. Ia digunakan sebagai material pengganti baja konvensional dan kayu karena lebih efisien, murah, dan antirayap.

Rangka baja ringan tersusun atas lempeng-lempeng profil baja ringan yang bersifat lentur dan ringan dibandingkan rangka material lainnya. Profil baja ringan dikenal dengan fleksibilitas dan kepraktisan pemasangannya.

Proses pemasangan profil baja ringan terbilang cepat, biasanya memakan waktu 4-5 hari jika dikerjakan oleh 3-4 orang tenaga pemasang yang sudah ahli dan familiar dengan rangka baja ringan.

Meski memiliki bobot yang ringan (9 kg/m²) dibandingkan material lainnya, seperti kayu (18 kg/m²) dan baja (25 kg/m²), rangka bangunan yang dirancang dari profil baja ringan justru dapat mengurangi beban bangunan saat terjadi guncangan.

Selain itu profil baja ringan yang dirancang dengan benar juga dapat menyokong bagian atap dengan baik. Atap sebagai bagian yang rawan ambruk jadi lebih stabil karena ditopang oleh profil yang membentuk rangka atap baja ringan.

Untuk mendapatkan komposisi profil baja ringan yang tepat kamu perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan desain bangunan. Misalnya untuk membuat rangka atap baja ringan, jumlah dan struktur profil baja ringan perlu disesuaikan dengan bentuk dan jenis penutup atap.

Berikut adalah profil baja ringan yang umum diproduksi oleh Kencana Indonesia:

1. Profil Baja Ringan Z

Karena berbentuk seperti huruf Z, maka profil baja ringan ini dinamai profil Z. Profil baja ringan ini berfungsi sebagai profil utama dalam penyambungan, terutama untuk struktur kuda-kuda pada rangka atap. Tituk berat profil ini berada pada bagian tengahnya,membuat profil baja ringan ini dapat dengan mudah menyeimbangkan beban di kanan-kirinya.

2. Profil Baja Ringan C dan W

Kedua profil baja ringan ini melengkapi fungsi sekaligus kekuatan profil baja ringan Z. Keduanya memiliki bentuk yang sama, hanya saja profil W memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan profil C.

Ketiga profil baja ringan ini Z, C, dan W berfungsi sebagai batang struktural yang memiliki ketabealan 0.8-1 mm.

3. Profil Baja Ringan B

Pada rangka atap baja ringan diperlukan batang penahan pada bagian penutup atap-nya (reng). Profil baja ringan B ini didesain lebih tipis dibandingkan profil baja ringan lainnya untuk dapat memenuhi fungsi tersebut.

Nah, bagaimana sobat? Sudah mengenali jenis jenis baja ringan kan? Sesuaikan dengan kebutuhan kamu ya! Jangan sampai salah pilih lagi!