Material untuk konstruksi terdiri dari berbagai jenis. Salah satu yang populer digunakan adalah baja, di mana material ini terkenal dengan kekokohannya sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan konstruksi termasuk pembangunan rumah. Sayangnya, banyak yang mengira bahwa baja sama seperti besi. Padahal, besi dan baja berbeda, kedua material tersebut memiliki sejumlah perbedaan sehingga mempengaruhi daya tahan dan cara pemakaiannya. Nah, sebelum kamu menggunakannya, yuk ketahui dulu serba-serbi baja di bawah ini!

Pengertian Baja

Baja diproduksi melalui perpaduan sejumlah material seperti besi, karbon, kromium, nikel, silikon, sulfur, mangan, alumunium, nitrogen, dan oksigen. Memiliki kekuatan tarik yang tinggi serta biaya pembuatan yang tergolong rendah, material baja ini menjadi favorit banyak orang untuk keperluan pembangunan rumah seperti konstruksi, pagar, hingga kanopi dengan baja ringan.

Jika besi terdiri dari unsur tunggal, adanya berbagai kombinasi bahan pada baja menjadikan material ini lebih kukuh. Terlebih lagi, baja diproduksi dengan campuran karbon dengan kandungan kurang dari 2,1% sehingga cocok difungsikan untuk berbagai keperluan.

Perbedaan Besi dan Baja

Seperti yang disebutkan di atas, baja terdiri dari berbagai macam bahan utama sedangkan besi merupakan material murni tanpa campuran bahan lainnya. Hal tersebut membuat besi dan baja memiliki karakteristik yang berbeda, yang mana besi lebih mudah berkarat sedangkan baja memiliki sifat anti karat dan tahan terhadap udara lembap. Meskipun demikian, besi memiliki tingkat elastisitas yang lebih tinggi daripada baja yang cenderung kaku.

Berkat adanya kandungan karbon pada baja, material ini pun memiliki tingkat kekerasan dan daya tarik yang lebih baik. Namun, yang paling mencolok ialah baja memiliki kekuatan 1000 kali lebih baik jika dibandingkan dengan besi murni, serta memiliki daya redam yang jauh lebih kecil sehingga penggunannya sangatlah luas.

Sifat Baja

Baja memiliki sifat yang berbeda-beda tergantung dari hasil produksinya. Namun, secara umum material baja memiliki ketahanan yang prima terhadap karat, memiliki sifat magnet yang kuat, koefisien muai yang tergolong rendah, tahan terhadap beban atau tekanan, dan juga tahan terhadap asam. Selain itu, baja juga mempunyai tampilan yang mengkilap serta memiliki karakter kuat, keras, dan awet sehingga sering digunakan sebagai bahan pembuatan perkakas.

Penggunaan Baja

Dengan banyaknya kelebihan yang dimiliki baja, material ini sering dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari keperluan konstruksi bangunan hingga peralatan dapur. Misalnya, untuk pembuatan atap dan pagar rumah, pembuatan jembatan, sebagai material untuk memproduksi mesin, mobil, kapal dan pesawat terbang, material untuk memproduksi perkakas dan alat otomotif, hingga peralatan untuk memasak.

Nah, dari penjelasan di atas, sekarang kamu sudah tahu lebih dalam mengenai baja, kan? Melalui penjelasan tersebut, diharapkan kamu dapat membedakan besi dan baja sehingga bisa memilih material yang paling pas untuk digunakan. Jangan lupa untuk kamu yang hendak membeli baja dengan kualitas terbaik bisa kunjungi official website Kencana Indonesia ya!