Rumus kuda kuda baja ringan mungkin sudah tidak asing bagi para ahli yang sudah lama bergelut di dunia konstruksi. Namun, berbeda dengan mereka yang baru terjun di bidang ini.

Tentu saja cara menghitung kuda kuda baja ringan perlu dipelajari. Termasuk ketinggian kuda kuda trapesium yang biasa ditemukan pada atap limas.

Hal ini mengingat fungsi kuda kuda yang krusial, yaitu sebagi material struktural untuk menahan beban sendiri, penutup, serta beban lain. Kemudian menyalurkannya ke tumpuan struktur di bawahnya (ring balok) dengan baik.

Terkait hal tersebut, berikut rumus untuk menghitung ketinggian kuda kuda trapesium dilansir dari akun YouTube Fajar CTN yang mudah dipelajari pemula.

Penerapan Rumus Kuda Kuda Baja Ringan

Untuk mempermudah dalam menghitung ketinggian kuda kuda trapesium, contoh kasus perlu diterapkan.

Sebagai contoh, terdapat bangunan dengan lebar (bentangan) 8 meter (8000mm), panjang 10 meter (10.000mm), serta memiliki kemiringan atap 35 derajat.

Atap Limas
Gambar 1.1 Tampilan Atap Limas dari Atas

Melalui gambar 1.1, diketahui terdapat 1 kuda kuda utama dan 3 kuda kuda penggal. Jarak antar kuda kuda adalah 1 meter (1000mm).

Desain Atap Limas
Gambar 1.2 Tampilan Atap Limas dari Samping

Dalam hal ini, untuk menghitung masing-masing tinggi kuda kuda baja ringan (baik utama dan ketiga kuda kuda trapesium atau penggal) menggunakan rumus:

Tinggi kuda kuda = Jarak dari ujung kuda kuda sampai batas kuda kuda selanjutnya x tan sudut kemiringan

  • Tinggi kuda kuda utama (K1) = 4000 x tan 35 = 2800mm = 2,8m
  • Tinggi kuda kuda trapesium 2 (K2) = 3000 x tan 35 = 2100mm = 2,1m
  • Tinggi kuda kuda trapesium 3 (K3) = 2000 x tan 35 = 1400mm = 1,4m
  • Tinggi kuda kuda trapesium 4 (K4) = 1000 x tan 35 = 700mm = 0,7m

***

Pada dasarnya, rumus kuda kuda baja ringan tersebut mudah diterapkan untuk pemula. Melalui contoh kasus di atas, diketahui tinggi kuda-kuda utama adalah 2,8m. Sedangkan masing-masing tinggi kuda kuda trapesium adalah 2,1m; 1,4m; serta 0,7m.

Terlepas dari hal tersebut, perhitungan yang tepat memang penting agar atap bangunan tetap kokoh. Namun pemilihan material baja ringan juga tidak kalah penting. Untuk itu, pastikan selalu memilih baja ringan dengan mutu serta kualitas terjamin seperti KENCANA yang telah ber-SNI dan bergaransi.