Kencana Ahlinya Baja RinganKencana Ahlinya Baja Ringan
Material Baja Bisa Didaur Ulang, Mitos atau Fakta?
Architecture

Material Baja Bisa Didaur Ulang, Mitos atau Fakta?

Dipublikasikan: 26 Desember 2022
Architecture

Material Baja Bisa Didaur Ulang, Mitos atau Fakta?

Apakah baja bisa didaur ulang? Sering kali, pertanyaan ini muncul, seiring dengan isu lingkungan terkait permasalahan sampah.

Kekhawatiran ini tidak bisa dihindari, terlebih baja adalah salah satu logam yang paling banyak digunakan di dunia, baik untuk konstruksi atau kebutuhan lainnya.

Bahkan di Indonesia sendiri berdasarkan data dari IISIA (Indonesian Iron & Steel Industry Assosiacion), konsumsi baja di paruh pertama tahun 2021 meningkat sebanyak 36% dibandingkan tahun 2020. Sementara dikutip dari laman Kontan, tahun 2022 ini, IISIA memproyeksikan konsumsi baja akan tumbuh 5% menjadi 16,3 juta ton.

Tidak heran jika ada rasa was-was jika baja hanya akan menjadi limbah setelah masa pakainya habis. Lantas, ketakutan ini apakah akan benar terjadi?

Fakta Apakah Baja Bisa Didaur Ulang

Proses awal pembentukan baja memang memerlukan energi yang sangat besar, namun kabar baiknya material ini bisa didaur ulang.

Bahkan dikutip dari laman Institute of Scrap Recycling Industries (ISRI), memproduksi baja baru dari bahan daur ulang membutuhkan energi 60 persen lebih sedikit. Selain itu, proses ini mampu mengurangi emisi CO2 hingga 58 persen dibandingkan ketika produksi baja dari bahan baru.

Ilustrasi Daur Ulang Baja

Ilustrasi Daur Ulang Baja ( Dok. Unsplash.com @cdx2)

Hal ini telah dilakukan oleh AS. ISRI menyebut, pada tahun 2019, pabrik baja di AS mengonsumsi lebih dari 60 juta metrik ton bahan daur ulang untuk menghasilkan 87 juta metrik ton baja.

Baca juga: KENCANA Group Kenalkan Alur Produksi Baja Ringan pada Siswa SMKN 1 Sidoarjo Saat Kunjungan Industri

Ada fakta menarik lagi dari daur ulang baja. Melansir dari laman Rubicon, baja yang merupakan paduan besi (artinya kombinasi logam dan nonlogam, termasuk karbon, besi, dan timah) ini seperti kebanyakan logam lainnya. Di mana material ini bisa terus didaur ulang tanpa merusak atau menurunkan sifat-sifatnya.

Berdasarkan sumber lainnya, baja pun bisa didaur ulang hingga 150 tahun setelah pertama kali diciptakan. Ini berarti, baja bisa digunakan berulang kali dan termasuk material yang berkelanjutan.***


Edukasi & Publikasi

Artikel Terkait

Lihat Semua Berita
KENCANA dan PUPR Dorong Kompetensi Aplikator Baja RinganBranding

KENCANA dan PUPR Dorong Kompetensi Aplikator Baja Ringan

Kualitas konstruksi baja ringan bergantung pada mutu material dan keterampilan aplikator saat memasang rangka sesuai standar teknis. Karena itu, aplikator perlu...

16 Oktober 2026Baca Selengkapnya →
Cara Mengukur Ketebalan Baja Ringan yang BenarBranding, Product

Cara Mengukur Ketebalan Baja Ringan yang Benar

Ketebalan baja ringan menjadi salah satu informasi penting saat memilih material untuk kebutuhan konstruksi. Namun, konsumen tidak selalu dapat membaca angka ke...

11 Oktober 2026Baca Selengkapnya →
Mengenal Istilah BMT dan TCT pada Ketebalan Baja RinganTips & Tricks, Branding

Mengenal Istilah BMT dan TCT pada Ketebalan Baja Ringan

Ketebalan menjadi salah satu informasi penting saat memilih baja ringan. Namun, angka ketebalan pada spesifikasi produk tidak selalu menunjukkan hal yang sama k...

10 Oktober 2026Baca Selengkapnya →
Apa Perbedaan SNI Material dan SNI Profil pada Baja Ringan?Tips & Tricks, Branding

Apa Perbedaan SNI Material dan SNI Profil pada Baja Ringan?

Semakin banyaknya pilihan produk baja ringan di pasaran membuat standar SNI menjadi salah satu acuan penting dalam memilih material konstruksi yang berkualitas....

9 Oktober 2026Baca Selengkapnya →
KENCANA Hadir di JConnect SOERABAJA 10K, Abadikan Catatan Waktu Pelari Lewat Grafir MedaliEvents, Branding

KENCANA Hadir di JConnect SOERABAJA 10K, Abadikan Catatan Waktu Pelari Lewat Grafir Medali

Ribuan pelari memeriahkan JConnect SOERABAJA 10K pada Minggu, 27 September 2026, di Balai Kota Surabaya. Sekitar 3.700 peserta dari berbagai kota hadir membawa...

29 September 2026Baca Selengkapnya →
Rumah Terasa Panas? Ini 3 Solusi agar Hunian Lebih SejukTips & Tricks, Branding

Rumah Terasa Panas? Ini 3 Solusi agar Hunian Lebih Sejuk

Rumah terasa panas sering kali terjadi karena sistem atap menerima paparan sinar matahari secara langsung. Karena itu, kenyamanan hunian tidak hanya bergantung...

26 September 2026Baca Selengkapnya →
Tanya MiCan!Siap bantu kapan aja 😊