Memasuki paruh kedua tahun 2025, KENCANA Group kembali menegaskan komitmennya untuk membentuk dan memperkuat budaya kerja perusahaan melalui fun training pada awal Juli lalu. Kegiatan ini merupakan bagian dari kick-off meeting yang telah dilaksanakan di awal tahun, sebagai upaya berkelanjutan dalam membentuk budaya kerja yang solid berdasarkan nilai-nilai inti perusahaan.
Berawal dari Pemahaman Menuju Pembiasaan
Mengingat semester pertama tahun 2025 merupakan fase awal pembentukan budaya kerja, Sujatno T. selaku Management Holding KENCANA® Group mengatakan, di paruh kedua ini menjadi momen penting untuk memperkuat pondasi yang sudah dibangun. Melalui pelatihan ini, nilai-nilai seperti integritas, kualitas, harmoni, dinamis, dan inovatif terus digali, disuarakan, dan ditanamkan kepada seluruh karyawan.
“Nilai-nilai yang kita miliki ini memang harus digali terus dan disuarakan terus ke semua karyawan untuk membentuk budaya yang manajemen atau memang sengaja diharapkan terjadi di KENCANA Group,” ujarnya.
Baca juga: Awas Salah Pilih! Begini Cara Membedakan Atap Baja Ringan Pasir yang Kualitasnya Terjamin
Langkah Nyata: Sosialisasi Lewat Meeting Rutin
Salah satu pendekatan konkret yang dilakukan adalah menyisipkan sosialisasi budaya kerja dalam setiap agenda meeting. Setiap entitas di KENCANA Group memiliki jadwal meeting reguler, dan momentum tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan kembali arti dari nilai-nilai perusahaan. Ketika ada tindakan atau sikap yang tidak sesuai dengan nilai yang diusung, misalnya kurang dinamis, rekan kerja diharapkan saling mengingatkan.
“Kalau kita mengetahui temen-temen kita yang kurang dinamis ya kita ngomong. Itu bukan budaya nilai-nilai kita. Nilai-nilai kita harus dinamis. Langkah-langkahnya di saat ada kesempatan meeting itu yang disosialisasikan lagi. khususnya pada kasus-kasus yang kita ketahui, ada temen kita yang tidak sesuai nilai-nilai kita,” jelas Sujatno.
Adapun proses membangun budaya perusahaan bukanlah hal yang instan. Tantangan terbesar di semester pertama adalah perbedaan pemahaman antar individu. Tidak semua orang dapat langsung menangkap makna dan pentingnya nilai-nilai yang diperkenalkan.
“Kadang kala kita masih berjuang terus. Kita tahu tantangannya adalah untuk masing-masing orang memahami itu tidak mudah memahami nilai-nilai ini. Makanya, itu yang menjadi tantangan pertama dan kita tidak akan bosan untuk terus sosialisasi. Toh ini juga baru tahun ini kita punya nilai-nilai untuk jadikan budaya perusahaan,” tambahnya.
***
Dengan adanya lanjutan fun training ini, KENCANA Group berharap semester kedua akan menjadi fase pemantapan budaya kerja. Diharapkan, seluruh karyawan semakin memahami, meresapi, dan menerapkan nilai-nilai yang telah ditetapkan, sehingga tercipta lingkungan kerja yang lebih sehat, kolaboratif, dan berorientasi pada pertumbuhan bersama.