Memiliki rumah yang nyaman tentu menjadi impian banyak orang, termasuk mereka yang memilih rumah tipe 36 sebagai hunian pertama. Tipe rumah ini dikenal cukup populer di Indonesia karena ukurannya yang compact, fungsional, serta relatif terjangkau untuk keluarga kecil maupun pasangan muda.
Meski terlihat sederhana, setiap bagian rumah tipe 36 tetap memerlukan perencanaan yang matang, termasuk pada bagian atap. Menghitung kebutuhan atap menjadi langkah penting agar proses pembangunan berjalan efisien, menghindari pemborosan material, sekaligus memastikan perlindungan rumah dari panas dan hujan tetap optimal.
Saat ini, penggunaan atap baja ringan juga semakin diminati karena dikenal kuat, ringan, dan praktis dalam pemasangan. Oleh karena itu, mengetahui jumlah kebutuhan lembaran atap baja ringan penting dilakukan sebelum memulai pembangunan atau renovasi rumah tipe 36.
Mengukur Lebar Total Atap
Sebagai ilutrasi, rumah tipe 36 tersebut mengaplikasikan tipe atap pelana dengan ukuran panjang dan lebar hunian masing-masing 6 meter (6000 mm). Sementara untuk overstek (atap tambahan di sisi bangunan) masing-masing adalah 80 cm (800 mm). Maka, ukuran yang didapat yaitu:
- Lebar total= 000 + (800 x 2) = 6.000 + 1600 = 7.600 mm
Baca juga: Warna Atap Bisa Bawa Hoki? Ini Penjelasannya Menurut Fengshui
Menghitung Panjang Miring Atap
Jika menggunakan kemiringan atap sekitar 30°, maka panjang bidang miring dapat dihitung dengan rumus:
- Panjang miring=(Lebar total/2) : cos 30° = (7.600/2) : 0,866 = 3.800 : 0,866 = 4387,99 mm atau 4,4 m.
Kebutuhan Lembaran Atap Baja Ringan

KR 5 Rocky KENCANA diaplikasikan untuk atap pelana
Mengingat atap merupakan salah satu elemen penting pada bangunan, maka pemilihan material atap perlu diperhitungkan dengan matang agar rumah tetap nyaman serta mendapatkan perlindungan optimal. Salah satu pilihan yang banyak digunakan adalah atap KR5 dari KENCANA yang dilapisi material Aluminium-Zinc (AZ) sesuai SNI, sehingga memiliki ketahanan karat yang baik. Selain itu, produk ini juga tersedia dalam pilihan finishing pasir batu alam yang membantu meredam panas serta mengurangi suara bising saat hujan.
Nah, pada contoh perhitungan ini, atap KR5 memiliki lebar efektif 750 mm. Dengan spesifikasi tersebut, kebutuhan lembaran atap untuk rumah tipe 36 dapat dihitung sebagai berikut.
- Rumus =Panjang bangunan/lebar efektif = 6.000/750 = 8 lembar (setiap sisi). Jadi, total kebutuhan KR 5, prediksinya adalah 16 lembar.
***
Berdasarkan uraian di atas, rumah tipe 36 membutuhkan 16 lembar Atap KR 5 KENCANA dengan panjang yang dipesan 4,4 m.
Mengingat hasil tersebut merupakan prediksi, perhitungan secara akurat perlu dilakukan. Dalam hal ini, KENCANA memberikan fasilitas konsultasi untuk menghitung kebutuhan lembaran atap maupun rangka baja ringan.