KENCANA dan UKM Teater Institut UNESA Suguhkan Penampilan Spektakuler di Surabaya Vaganza 2026

Di tengah kemeriahan Surabaya Vaganza 2026, KENCANA hadir dengan konsep yang berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini, KENCANA berhasil menyuguhkan mobil hias sepanjang 14 meter, sekaligus berkolaborasi dengan UKM Teater Institut Universitas Negeri Surabaya (UNESA). 

Selain tampil megah, KENCANA juga membawa certia lewat tema “Rapunzel”, karena memiliki makna yang dekat dengan semangat KENCANA sebagai brand yang terus bertumbuh dan berinovasi. Karakter Rapunzel yang identik dengan cahaya, keindahan, dan keberanian menjadi simbol optimisme yang dibawa KENCANA. 

Kolaborasi KENCANA dan UKM Teater UNESA Hidupkan Cerita ‘Rapunzel’ 

Surabaya Vaganza 2026

Menjadi kali pertama bagi UKM Teater Institut UNESA untuk tampil di Surabaya Vaganza. Kolaborasi KENCANA dengan UKM Teater Institut UNESA tidak hanya hadir sebagai dekorasi, tetapi juga sebagai cerita yang bergerak. 

Dengan ekspresi, kostum, dan akti teaterikal, par aperformer membuat karakter dalam cerita Rapunzel terasa lebih hidup. Karena itu, mobil hias KENCANA tidak hanya menjadi tontonan visual, tetapi juga membawa alur cerita yang dapat dinikmati masyarakat.

Mobil hias KENCANA yang megah menjadi semakin kuat ketika dipadukan dengan seni pertunjukan. Kehadiran UKM Teater Institut UNESA memberi lapisan cerita yang membuat tema Rapunzel punya daya tarik yang berbeda. 

Di balik penampilan yang terlihat hidup saat pawai, UKM Teater Institut UNESA menjalani proses persiapan yang matang. Mulai dari mendalami kisah Rapunzel, mempelajari karakter, hingga melakukan casting untuk menemukan pemain yang sesuai. 

Surabaya Vaganza 2026

“Dalam proses kekaryaan teater kami, penggarapannya melalui open casting selama dua hari. Indikatornya beragam, mulai dari fisik hingga komitmen. Melibatkan 33 aktor, dan 10 orang tim di balik panggung,” ucap Elsa Fazira selaku PIC UKM Teater Institut UNESA. 

Persiapan ini menunjukkan bahwa kolaborasi bersama KENCANA bukan sekadar partisipasi dalam acara kota. Lebih dari itu, kolaborasi ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kualitas, komitmen, dan keseriusan dalam berkarya. 

Dalam pawai tersebut, terdapat tiga titik utama dalam aksi teatrikal KENCANA. Pada titik pertama, yaitu area start, UKM Teater UNESA membawakan lagu “I See the Light” yang dipadukan dengan koreografi berpasangan dan lampion untuk menghadirkan suasana Rapunzel yang lebih hangat, romantis, dan penuh cahaya.

Kemudian, pada titik kedua, penampilan berlanjut dengan koreografi dari lagu “Snuggly Duckling” yang membawa suasana lebih ceria dan penuh semangat. Lalu, pada titik terakhir, UKM Teater UNESA menampilkan koreografi “Kingdom Dance” sebagai simbol perjalanan Rapunzel yang mulai menemukan keberanian, kebebasan, dan jati dirinya.

Melalui rangkaian penampilan tersebut, kisah Rapunzel dalam mobil hias KENCANA terasa semakin hidup di sepanjang rute pawai. Gerak para performer, cahaya lampion, dan antusiasme masyarakat berpadu menciptakan suasana yang hangat, meriah, dan penuh sukacita.

Baca juga: Bawa Kilau Harapan, KENCANA Angkat Pesona “Rapunzel” di Surabaya Vaganza 2026

KENCANA Dukung Kreativitas Generasi Muda

Surabaya Vaganza 2026

Melalui kolaborasi ini, KENCANA memberi ruang bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitasnya di hadapan masyarakat luas. Di sisi lain, UKM Teater Institut UNESA juga membuktikan bahwa karya mahasiswa dapat hadir lebih dekat dengan publik melalui panggung kota seperti Surabaya Vaganza 2026. 

“Menjadi agenda tahunan, Surabaya Vaganza tidak hanya berperan sebagai parade hiburan, tapi juga ruang ekspresi yang menggabungkan kreativitas, identitas, dan partisipasi komunitas. Karena acaranya terbuka untuk publik, membuat kita para performer seni merasa dekat juga dengan masyarakat,” kata Elsa Fazira. 

Dengan kolaborasi ini, KENCANA dan UKM Teater Institut UNESA memperlihatkan bahwa brand dan dunia akademik dapat saling menguatkan. KENCANA membawa konsep dan ruang ekspresi, sementara mahasiswa menghadirkan energi kreatif membuat penampilan terasa lebih hidup. 

“Kami berharap kolaborasi ini dapat membawa dampak positif bagi semua pihak, baik bagi UKM Teater Institut UNESA, KENCANA, maupun masyarakat yang menyaksikan. Semoga ke depan, kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut dan membuka lebih banyak ruang kolaborasi kreatif bersama KENCANA,” imbuhnya.***