KENCANA Ambil Peran dalam Penguatan Ekosistem Jasa Konstruksi Jawa Timur

KENCANA turut ambil bagian dalam Talk Show Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 di Grand City Convention and Exhibition Surabaya. Forum ini menjadi bagian dari rangkaian Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 yang mempertemukan berbagai pelaku di sektor jasa konstruksi. 

Talk show ini mengangkat tema “Penguatan Ekosistem Jasa Konstruksi” Jawa Timur. Forum ini menjadi ruang kolaborasi bagi pemerintah, asosiasi, akademisi, pelaku usaha, dan rantai pasok konstruksi. 

Forum Kolaboratif untuk Ekosistem Konstruksi Jawa Timur

Jawa Timur memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional. Provinsi ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, perdagangan, industri, sekaligus penghubung kawasan Indonesia bagian timur.

Dengan posisi tersebut, sektor jasa konstruksi memegang peran penting dalam mendukung pembangunan daerah. Industri ini tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga mendorong investasi, membuka peluang usaha, dan memperkuat pemerataan pembangunan.

Namun, penguatan sektor konstruksi tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah, asosiasi, akademisi, pelaku usaha, dan rantai pasok perlu bergerak bersama sesuai perannya masing-masing.

Melalui talk show ini, para pemangku kepentingan dapat bertukar pandangan, menyampaikan tantangan, dan mencari solusi yang lebih relevan untuk kebutuhan konstruksi di Jawa Timur.

Peran KENCANA dalam Penguatan Rantai Pasok Konstruksi

Dalam forum ini, KENCANA hadir melalui Rahmat Sulaiman, SE, MM, General Manager PT Kencana Maju Bersama. Kehadiran beliau mewakili perspektif pelaku rantai pasok dalam melihat tantangan dan peluang industri konstruksi di Jawa Timur.

Rantai pasok memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran pembangunan. Namun, rantai pasok tidak hanya berbicara tentang ketersediaan material dan distribusi. Kualitas tenaga aplikator juga menjadi bagian penting agar material dapat dipasang dengan tepat dan sesuai standar. 

“Dalam konstruksi bangunan, tidak hanya kualitas material yang perlu diperhatikan. Kompetensi tukang atau aplikator juga sangat penting, termasuk apakah mereka sudah memiliki sertifikasi yang sesuai. Karena itu, KENCANA bekerja sama dengan HAPI untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada pelaku konstruksi dalam pemasangan baja ringan yang sesuai standar.” ujar Rahmat Sulaiman. 

Bagi KENCANA, rantai pasok yang kuat bukan hanya soal menyediakan produk. Lebih dari itu, rantai pasok juga harus mendukung proses pembangunan yang aman, efisien, dan dikerjakan oleh aplikator yang memahami standar pemasangan. 

Baca juga: KENCANA Bekali Tenaga Konstruksi Indramayu agar Naik Level

KENCANA Dorong Industri Konstruksi yang Lebih Sehat dan Berkelanjutan

Talk show ini tidak hanya menjadi ruang diskusi. Forum ini juga mendorong lahirnya rekomendasi strategis untuk penguatan jasa konstruksi di Jawa Timur.

Rekomendasi tersebut penting untuk mendukung arah kebijakan daerah. Terutama dalam pengembangan pelaku usaha, perlindungan pasar, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan industri pendukung.

KENCANA melihat kolaborasi sebagai langkah penting untuk menjawab kebutuhan industri saat ini. Dengan hubungan yang kuat antara pemerintah, asosiasi, akademisi, pelaku usaha, dan rantai pasok, sektor konstruksi dapat bergerak lebih sehat.

Melalui partisipasi dalam Talk Show Expo Konstruksi Jawa Timur 2026, KENCANA menegaskan komitmennya untuk mendukung kemajuan industri konstruksi Indonesia. Dengan rantai pasok yang sehat dan produk konstruksi berkualitas, KENCANA siap mengambil peran dalam mendukung masa depan konstruksi Jawa Timur.***