Keselamatan kerja bukan hanya tentang ketersediaan alat, tetapi juga kesiapan setiap orang dalam menggunakannya. Melalui pelatihan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), KENCANA Group membekali karyawan agar lebih sigap, tenang, dan memahami langkah awal saat menghadapi potensi risiko kebakaran di lingkungan kerja.
Edukasi APAR sebagai Penguatan Budaya K3

Praktik Penggunaan APAR oleh Karyawan KENCANA Group
KENCANA Group menggelar pelatihan penggunaan APAR sebagai bagian dari penguatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3. Bagi perusahaan, edukasi ini penting karena risiko kebakaran dapat muncul dari berbagai sumber, mulai dari instalasi listrik, area kerja, hingga aktivitas operasional sehari-hari.
Melalui pelatihan ini, KENCANA Group ingin memastikan karyawan tidak hanya mengetahui keberadaan APAR. Karyawan juga perlu memahami jenis, fungsi, dan cara penggunaannya.
Pemahaman tersebut menjadi langkah penting untuk menekan risiko sejak awal sebelum kondisi berkembang lebih besar.
Sesi pelatihan dipandu oleh Vanessa dari CV Anugerah Tri Perkasa. Dalam sesi tersebut, Vanessa mengenalkan beberapa jenis APAR yang tersedia di KENCANA, yaitu CO2, clean agent, dan powder.
“Hari ini kami mengenalkan beberapa jenis APAR yang ada di KENCANA, mulai dari CO2, clean agent, sampai powder,” ujar Vanessa.
Setiap jenis APAR memiliki fungsi berbeda sesuai sumber api yang perlu ditangani. Clean agent dan powder dapat membantu menangani beberapa sumber api, seperti benda padat, benda cair, hingga kelistrikan.
Sementara itu, APAR CO2 dapat digunakan untuk menangani sumber api dari perangkat atau instalasi listrik.
Baca juga: Perkuat Semangat Kerja Positif, KENCANA Group Dorong Produktivitas di Semester Kedua 2026
Praktik Langsung untuk Respons Darurat
Pelatihan APAR tidak cukup hanya dipahami secara teori. Karena itu, KENCANA Group juga memberi ruang bagi karyawan untuk mencoba langsung cara menggunakan APAR dengan benar.

Praktik Penggunaan APAR oleh Karyawan KENCANA Group
Melalui praktik ini, karyawan dapat memahami langkah penggunaan alat pemadam secara lebih nyata. Pengalaman tersebut membantu membangun respons yang lebih tenang, sigap, dan terarah saat menghadapi situasi darurat.
Menurut Vanessa, penggunaan APAR sebenarnya cukup sederhana. Namun, rasa panik sering membuat seseorang ragu untuk bertindak. Karena itu, karyawan perlu mengetahui lokasi APAR dan memahami cara menggunakannya dengan tepat.
Simulasi Api Kecil dengan Kain Goni

Simulasi Pemadaman Api Kecil dengan Kain Goni
Selain penggunaan APAR, pelatihan ini juga mengenalkan cara sederhana untuk menangani api kecil, seperti pada kompor atau LPG. Karyawan mempraktikkan penggunaan kain goni sebagai salah satu cara menutup sumber api.
Jika kain goni tidak tersedia, handuk basah dapat menjadi alternatif dalam kondisi tertentu. Simulasi ini membantu karyawan memahami bahwa tindakan awal yang tepat dapat mencegah risiko berkembang lebih besar.
“Setelah pelatihan ini, kami berharap karyawan KENCANA lebih siap, lebih tenang, dan lebih paham dalam menggunakan APAR dengan tepat,” tegas Vanessa.
Bagi KENCANA Group, pelatihan seperti ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang lebih aman. Saat karyawan memahami risiko, mengetahui alat yang tersedia, dan berani bertindak dengan benar, keselamatan kerja tidak lagi berhenti sebagai prosedur.***





