Ketebalan baja ringan menjadi salah satu informasi penting saat memilih material untuk kebutuhan konstruksi. Namun, konsumen tidak selalu dapat membaca angka ketebalan pada produk secara sederhana.
Baja ringan memiliki beberapa acuan ketebalan, mulai dari ketebalan baja dasar, ketebalan total beserta coating, hingga ketebalan lapisan pelindung. Karena itu, konsumen perlu memahami cara membaca dan mengukur ketebalan baja ringan dengan benar.
Pengukuran yang tepat membantu konsumen memastikan kesesuaian produk dengan spesifikasi dan kebutuhan konstruksi.
Berapa Standar Ketebalan Baja Ringan?
Tidak ada satu angka ketebalan yang berlaku untuk seluruh produk baja ringan. Setiap profil memiliki spesifikasi berbeda sesuai fungsi, desain, dan kebutuhan penggunaannya.
Saat membaca spesifikasi ketebalan baja ringan, konsumen akan menemukan istilah BMT (Base Metal Thickness) dan TCT (Total Coated Thickness).
BMT menunjukkan ketebalan baja dasar tanpa memasukkan lapisan pelindung (coating). Sementara itu, TCT mencakup ketebalan baja dasar beserta lapisan pelindung pada permukaan material.
Konsumen perlu memahami perbedaan tersebut karena produsen dapat menggunakan acuan ketebalan yang berbeda pada spesifikasi produknya.
Sebagai contoh, sebuah produk dapat memiliki nilai BMT sebagai ketebalan baja dasar dan nilai TCT yang sedikit lebih besar karena TCT juga mencakup lapisan pelindung.
Karena itu, konsumen sebaiknya memeriksa acuan ketebalan terlebih dahulu sebelum membandingkan satu produk dengan produk lainnya.
Langkah Tepat untuk Mengecek Ketebalan Baja Ringan

Pengukuran Ketebalan Baja Ringan dengan Mikrometer
Konsumen dapat mengecek ketebalan aktual baja ringan secara langsung menggunakan alat ukur yang sesuai.
Salah satu alat yang dapat digunakan adalah mikrometer. Mikrometer mampu membaca material tipis dengan tingkat ketelitian yang baik.
Berikut langkah sederhananya:
- Bersihkan bagian baja ringan yang akan diukur dari debu atau kotoran.
- Tentukan beberapa titik pengukuran pada material.
- Tempatkan bagian baja di antara permukaan ukur mikrometer.
- Kencangkan alat secara perlahan tanpa memberikan tekanan berlebihan.
- Baca angka hasil pengukuran.
- Ulangi pengukuran pada beberapa titik.
- Bandingkan hasilnya dengan informasi yang tercantum pada produk.
Pengukuran langsung membantu konsumen mengetahui kondisi aktual material sekaligus mengecek kesesuaiannya dengan informasi teknis produk.
Membaca Spesifikasi Ketebalan Baja Ringan melalui BMT, TCT, dan Coating
Setelah mengetahui cara mengukur ketebalan secara langsung, konsumen juga perlu memahami informasi spesifikasi yang terdapat pada produk.
BMT (Base Metal Thickness) dan TCT (Total Coated Thickness) memiliki acuan pengukuran yang berbeda. BMT menunjukkan ketebalan baja dasar, sedangkan TCT mencakup ketebalan baja dasar dan lapisan pelindung (coating).
Secara sederhana, hubungan keduanya dapat dijelaskan melalui rumus:
TCT = BMT + Ketebalan Coating
atau:
Ketebalan Coating = TCT – BMT
Sebagai bentuk transparansi spesifikasi, KENCANA mencantumkan informasi teknis melalui printing pada permukaan produknya. Salah satunya pada Kanal C75 KENCANA dengan spesifikasi:
- BMT: 0.70 mm
- TCT: 0.75 mm
- Coating: AZ100
Maka:
0.75 mm – 0.70 mm = 0.05 mm
Selisih tersebut menunjukkan ketebalan lapisan pelindung (coating) pada material.
Catatan: Perhitungan ini digunakan untuk memahami hubungan antara BMT, TCT, dan lapisan coating. Nilai tersebut bukan metode untuk menentukan ketebalan baja dasar, karena ketebalan material tetap mengacu pada spesifikasi produk dan hasil pengukuran menggunakan alat ukur yang sesuai.
Baca juga: Mengenal Istilah BMT dan TCT pada Ketebalan Baja Ringan
Baja Ringan KENCANA dengan Ketebalan yang Dapat Dibuktikan
Setiap profil baja ringan memiliki spesifikasi ketebalan yang berbeda sesuai fungsi dan kebutuhan penggunaannya. Karena itu, konsumen tidak cukup hanya melihat angka ketebalan. Konsumen juga perlu memastikan bahwa informasi tersebut sesuai dengan karakteristik produk.
KENCANA memberikan informasi spesifikasi produk secara jelas melalui data teknis seperti BMT, TCT, standar SNI, TKDN, bobot produk, serta informasi perlindungan terhadap korosi.
Informasi yang transparan membantu konsumen memahami karakteristik material sebelum memilih dan menggunakan produk untuk kebutuhan konstruksi.
Bagi KENCANA, ketebalan bukan sekadar angka. Informasi pada produk harus sesuai dengan spesifikasi material yang konsumen terima.
Ketebalan yang jelas, spesifikasi yang sesuai, dan standar yang transparan menjadi bagian dari komitmen KENCANA menghadirkan kualitas #tidakTIPUTIPU.
***





