Rayakan Hari Kartini, KENCANA Group ubah barang bekas jadi berkelas. Mengusung tema “Eco Kartini”, kegiatan ini berlangsung pada tanggal 25 April 2026 di Gedung KENCANA, Surabaya.
Kegiatan ini mengangkat semangat Kartini, yang tidak hanya tentang perjuangan, tetapi mengajak seluruh karyawan KENCANA Group bijak kelola sampah.
Acara dibuka dengan sambutan dari Herman Jatipuro, Manager Accounting PT Kencana Maju Bersama (PT KMB), yang mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme karyawan dalam merayakan Hari Kartini.
“Emansipasi wanita di 2026 memberikan kesempatan bagi perempuan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan dan inovasi,” ujarnya.
Ubah Barang Bekas Jadi Berkelas Lewat ‘Fashion Show’
Pada sesi fashion show, 17 peserta berkompetisi menampilkan karya unik yang terbuat dari barang bekas, seperti koran, daun, karung goni, kardus, dan bungkus makanan.
Pemanfaatan barang bekas ini merupakan salah satu cara PT KMB untuk bijak kelola sampah, sejalan dengan visi KENCANA Group yang mendukung gerakan “Go Green” dan menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Dengan tema Eco Kartini, kami tidak hanya mendukung gerakan ramah lingkungan, tetapi juga mengajak karyawan KENCANA untuk lebih bijak dan kreatif dalam mendaur ulang barang bekas. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga alam dan mendukung emansipasi perempuan,” ucap Retno Pratiwi, Manager HRD PT KMB.
Pemenang Kostum Terbaik ‘Fashion Show’
Kemeriahan Hari Kartini sangat terasa lewat semangat seluruh karyawan KENCANA Group. Kompetisi sengit juga muncul dari pendukung, dengan adu sorakan membuat suasana semakin meriah.

-
Juara 1: Divsi Faktur dengan Tema “Daur Ulang Daun Bekas”
Juara pertama diraih oleh Divisi Faktur yang mengusung tema “Daur Ulang Daun Bekas”.
Dengan kreativitas tinggi, mereka berhasil mengubah daun yang sudah tidak terpakai menjadi busana yang unik dan memukau.
“Kami sudah melihat banyak sekali daur ulang plastik, jadi kami ingin mencoba sesuatu yang berbeda. Meskipun prosesnya sempat mengalami beberapa kendala, tapi itu bisa teratasi dengan semangat dan kerja sama yang kompak,” ungkap Jihan dari Divisi Faktur.

-
Juara 2 Divisi Supply Chain dengan tema “Srikandi Manah”
Sementara itu, Divisi Supply Chain menempati juara kedua. Divisi ini mengangkat tema “Srikandi Manah”.
Kostum tersebut dibuat dari keresek sampah dan kardus bekas. Kardus digunakan sebagai bahan untuk mahkota dan panah.
“Kita memilih tema Srikandi Manah karena terinspirasi dari Ibu kartini sebagai wanita yang memiliki tekad dan semangat yang kuat. Lalu kita kombinasikan dengan membuat kostum dari barang bekas yang ada di kantor, seperti keresek sampah dan kardus,” jelas Novita Agustina Maharani dari Divisi Supply Chain.

-
Juara 3: Divisi Accounting dengan tema “Gaun Daur Ulang Keresek”
Adapun Divisi Accounting menempati juara ketiga. Divisi ini menampilkan karya bertema “Gaun Daur Ulang Keresek”.
Gaun tersebut dibuat dari keresek sampah. Tampilannya semakin anggun dengan tambahan aksesori topi dari kardus bekas.
“Kita memanfaatkan keresek sebagai bahan utama pembuatan gaun karena banyaknya keresek bekas yang sering terbuang sia-sia. Dengan mendaur ulang barang tersebut, kami tidak hanya mengurangi sampah plastik, tetapi juga menciptakan sesuatu yang baru dan bernilai,” kata Renia Keinditia dari Divisi Accounting.

Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan games yang meriah. Permainan tersebut meliputi adu ketangkasan hingga tarik berhadiah.
Sesi ini tidak hanya menjadi hiburan bagi karyawan. Lebih dari itu, games juga mempererat hubungan antar karyawan. Penutupan acara pun terasa hangat dan berkesan.
Perayaan Hari Kartini ini membawa pesan positif yang kuat, mengajak kita semua untuk bijak kelola sampah dan menjaga lingkungan, yang bisa dimulai dari hal-hal sederhana.
Seperti halnya Baja Ringan KENCANA, yang tidak hanya digunakan sebagai rangka atap saja. Dengan pemanfaatan yang lebih cermat, Baja Ringan KENCANA dapat didaur ulang untuk menghasilkan barang baru yang berkelanjutan dan bernilai. ***