skip to Main Content
Jl. Bubutan 127 - 135 Surabaya +62811 3115 8000 info@kencanaindonesia.co.id
Partisipasi KENCANA Group dalam Gerakan Pengkayaan Tanaman

KENCANA Group Berpartisipasi dalam Gerakan Pengkayaan Tanaman dan Penyulaman Pohon ke XIII Bersama Yayasan Grojogan Sewu Pecalukan

KENCANA Group peduli dengan isu lingkungan tentang pembalakan liar (illegal logging) yang masih menjadi topik hangat hingga saat ini. Karenanya pada Selasa-Rabu, 25-26 Januari 2022, KENCANA berpartisipasi dalam gerakan pengkayaan Tanaman dan Penyulaman Pohon ke XIII bersama Yayasan Grojogan Sewu Pecalukan.

Adapun kepedulian ini bermula dari kondisi hutan Gunung Arjuno dan Welirang yang masih terdapat area gundul serta lahan kritis. Selain karena kebakaran hutan, kondisi tersebut juga disebabkan karena perambahan dan pemanfaatan oleh orang-orang tak bertanggung jawab. Akibatnya, terjadilah alih fungsi lahan serta berkurangnya sumber mata air.

Itulah mengapa, Yayasan Grojogan Sewu bekerjasama dengan instansi/perusahaan, termasuk KENCANA Group melakukan gerakan menanam 1000 pohon, perawatan, dan pembibitan secara konsisten serta berkelanjutan.

Kegiatan Penanaman Hanya Dilakukan Sekali?

Ketua Panitia Gerakan Pengkayaan Tanaman dan Penyulaman Pohon ke XIII
Ketua Panitia Gerakan Pengkayaan Tanaman dan Penyulaman Pohon ke XIII (dok. KENCANA Group)

Ketua Panitia Gerakan Pengkayaan Tanaman dan Penyulaman Pohon ke XIII, Alfin Aminulloh pun mengatakan, kegiatan ini dilakukan setiap tahun.

“Kegiatan ini rutin setiap tahun. Untuk tahun kemarin, kita skip karena pandemi. Kita kesulitan soal perizinan,” kata Alfin selepas kegiatan tanam di area penanaman yang berlokasi di Pos 2 Jalur Pendakian Gunung Welirang-Arjuno pada Rabu, 26 Januari 2022.

Kegiatan yang juga diikuti oleh komunitas, pecinta alam, pelajar, dan donatur/perusahaan ini pun tak hanya sebatas menanam. Alfin berujar, Yayasan Grojogan Sewu masih memiliki tiga agenda, mulai dari mingguan, bulanan, serta tahunan.

“Agenda mingguan kita manfaatkan untuk pembibitan. Untuk yang bulanan, setiap 3 bulan sekali itu perawatan. Yang tahunannya penanaman yang besar ini (kegiatan tanggal 25-26 Januari 2022),” katanya pada tim redaksi KENCANA® Group.

Setelah penanaman besar, perawatan setiap 3 bulan sekali dilakukan. Dimana area perawatan sesuai dengan petak yang telah ditentukan sebelumnya atau tempat pohon ditanam.

Tak langsung dilepas, pemantauan pohon yang telah ditanam masih terus dilakukan. “(Setelah) 3 kali perawatan, kita mungkin lepasnya di dua sampai lima tahun baru kita lepas,” tambah Alfin.

Area penanaman pun tak berhenti di Pos 2 Jalur Pendakian Gunung Welirang-Arjuno saja. Menurut Alfin, lokasi selalu berpindah-pindah. Sesuai dengan deteksi dini, mana yang perlu ditanam. Jadi kayak dipilih-pilih dulu,” tuturnya.

Baca juga: Tanam 1.000 Pohon di ‘Hari Menanam Pohon Nasional’ di Kaki Gunung Welirang, Wujud Kepedulian Kencana Group Terhadap Lingkungan

Dampak Positif Gerakan Pengkayaan Tanaman

Bukan hanya menghijaukan kembali kawasan hutan Gunung Welirang dan Arjuno saja. Kegiatan ini pun memiliki dampak positif lain, seperti terkait aliran air.

“Dampak yang paling menonjol itu soal aliran airnya. Jadi kalau di sini, kebetulan area Kopkopan (area penanaman) ini kan mengairi tiga desa. Kita dapat informasi atau data dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia),” jelas Alfin.

“Maka dari itu, kita fokuskan untuk tahun-tahun sekarang sampai lima tahun ke depan, di sini biar sukses dulu. Baru kita cari lokasi lain lagi. Soalnya dampaknya (aliran air) besar bagi masyarakat di bawah (desa sekitar Kopkopan),” pungkasnya.

***

Tak berhenti sampai di sini, KENCANA® Group pun telah bertekad untuk terus melindungi alam tetap lestari melalui acara penanaman ini.

Back To Top
error: Content is protected !!