Pemilihan jenis atap untuk bangunan menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan, mengingat perannya sangat penting.

Bukan hanya sebagai pelengkap fasad rumah.Atap juga berfungsi sebagai pelindung hunian dari panas dan hujan. Itulah mengapa, kualitas dan kekuatan dari atap perlu diperhatikan.

Dari beragam jenis atap yang ada, genteng metal merupakan salah satu yang sudah dikenal akan ketahanan dan kekuatannya.

Material dari genteng metal yang cukup populer pun terbagi menjadi beberapa jenis. Untuk informasi lebih lanjut, berikut ulasannya.

Genteng Metal Standing Steam

Jenis atap ini biasanya populer digunakan di rumah-rumah komersil. Tampilannya sangat modern dengan berkat garis-garis lurus sejajar sebagai permukaan. Warnanya tampak mengkilap dan mulus.

Genteng ini menggunakan sistem interlock, pembangunan rangka atap yang langsung menyatu dengan genteng. Hal inilah yang membuatnya tak mudah terlepas walau terjadi gempa maupun terkena guncangan.

Jenis Atap Genteng Metal Stainless Steel

Material atap ini memiliki beban lebih berat dari genteng standing steam. Sebab, bahan pembuatannya adalah material ultra-permanen yang sempurna. Karenanya, jenis ini disebut sebagai atap yang menawarkan proteksi paling maksimal.

Lebih dari itu, ketebalan genteng metal stainless steel membuatnya sangat cocok dipasang pada rumah-rumah dengan suhu ekstrem.

Genteng Metal Galvalum

Genteng galvalum memang terbuat dari besi metal. Namun karena dilapisi aluminium dan seng, jenis ini lebih kuat dan tebal.

Meski tebal, jenis genteng metal ini tetap ringan, lentur, serta mudah dipasang. Sehingga proses pemasangannya tidak membutuhkan waktu yang relatif lama.

Kelebihan lain dari genteng yang tampak seperti lembarang seng ini tidak mudah berkarat. Jadi tidak heran jika menjadi pilihan banyak orang, seperti genteng metal Kencana.

Jenis Atap Genteng Metal Berpasir

Selanjutnya ada genteng metal berpasir yang merupakan penemuan baru di jajaran desain dan material atap rumah.

Material pembuatan genteng ini yaitu serbuk batuan yang dicampurkan dengan bahan dasar, meliputi zincalume, coraltex, dan zinc phosphate.

Jenis genteng yang memiliki ketebalan mulai dari 0,2 sampai 0,4 mm ini memiliki beberapa keunggulan. Seperti anti gores, anti pecah, tahan bentur dan goncangan, serta dapat meredam panas.

Itulah sederet jenis atap yang kuat, tangguh, serta tidak mudah pecah. Melalui ulasan di atas, Anda tentu dapat menentukan genteng mana yang sesuai dengan kebutuhan.