Renovasi Rumah Tua, Apa yang Harus Diperhatikan?

Renovasi rumah tua tidak dapat dikatakan lebih mudah daripada membangun tempat tinggal baru. Justru sebaliknya. Bahkan, terkadang membutuhkan lebih banyak biaya.

Meski begitu, renovasi rumah yang sudah berumur perlu dilakukan. Sebab, ada kemungkinan beberapa bagian hunian Anda sudah rusak dan berisiko membuat penghuni kurang nyaman serta terancam keselamatannya.

Terutama rumah tua, kegiatan ini biasanya perlu direnovasi secara keseluruhan. Namun, terkadang hal ini tidak perlu dilakukan jika beberapa bagian hunian masih layak digunakan.

Supaya tidak ada penyesalan, sebaiknya Anda memerhatikan beberapa tips seperti di bawah ini sebelum merenovasi rumah.

Cek Kondisi Seluruh Sisi Rumah

Mengecek bangunan secara keseluruhan perlu Anda lakukan. Baik itu bagian lantai, dinding, atap, rangka atap, hingga tiang penyangga rumah. Lihat apakah terjadi kerusakan atau masih layak digunakan.

Misalnya dinding retak, segera perbaiki agar risiko dinding rembes saat musim hujan dapat diminimalisir. Atau jika rangka atap sudah tidak layak digunakan, terutama yang terbuat dari material kayu, segeralah untuk menggantinya.

Anda dapat menggantinya rangka atap baja ringan. Karena selain ramah lingkungan, material ini juga lebih kokoh, tahan karat, tahan api, hingga tahan rayap.

Begitu pula dengan bagian rumah lainnya. Jika memang masih bisa dipertahankan, perbaiki seperlunya saja. Sebaliknya, jika kerusakannya parah, Anda dapat mengganti dengan material baru.

Ganti Fungsi Ruang

Terkadang, pembagian ruang pada rumah tua kurang sesuai. Contohnya ruang tamu seharusnya tidak lebih luas dari kamar tidur maupun dapur. Dari sini, Anda dapat membagi ruang tamu menjadi kamar tidur atau pun ruang kerja.

Begitu pula dengan ruangan lain. Anda dapat mengubah fungsi ruang rumah tua sesuai dengan kreativitas dan membuatnya senyaman mungkin.

Cek Lampu dan Elektronik

Sering kali, rumah tua memiliki masalah pada lampu dan peralatan elektronik. Tidak heran, karena lama tidak digunakan, pasokan listrik yang menjaga kinerja mesinnya berkurang.

Itulah mengapa, penting untuk melakukan pengecekan, baik pada lampu maupun peralatan elektroknik lainnya.

Ubah Interior dengan Gaya Modern

Eksterior rumah tua boleh ketinggalan zaman. Tetapi, bukan berarti Anda tidak dapat merenovasi bagian dalam rumah.

Cara paling sederhana, Anda dapat mengecat ulang dinding, plafon, hingga kusen jendela dan pintu dengan warna yang sedang tren.

Tidak harus mengganti seluruh perabotan. Mungkin Anda dapat mewarnai ulang furnitur yang ada. Sehingga kesan vintage dan modern ada dalam rumah Anda.

Itulah hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan renovasi rumah tua. Meski bukan bangunan baru, namun bukan berarti penampilannya tidak akan menarik, bukan?