Turbin ventilator tentu sudah tidak asing bagi Anda yang berada di dunia konstruksi. Alat ini merupakan ventilasi atap yang dapat membantu proses sirkulasi udara pada atap bangunan, termasuk rumah. Dengan kata lain, fungsinya sama dengan exhaust fan atau roof fan.

Bentuk turbin ventilator seperti kubah dan memiliki sirip yang melingkar. Biasanya, alat yang dikenal juga dengan nama wind catcher ini dipasang di atap bangunan.

Mungkin bagi sebagian orang, memasang turbin sama saja dengan menggunakan exhaust fan. Padahal sebenarnya tidak sedikit keuntungan yang didapat saat mengaplikasikan alat berbentuk kubah ini, seperti:

  1. Mengatasi masalah udara

Masalah udara seperti suhu panas, pengap, bahkan sampai membuat bangunan lembab perlu segera diatasi agar tidak membahayakan kesehatan. Dalam hal ini, penggunaan turbin ventilator akan membantu mengurangi dampak dari masalah tersebut.

  1. Hemat Biaya Listrik

Sekilas, Anda mungkin akan menilai alat ini membutuhkan biaya banyak, termasuk untuk listrik. Namun, pada kenyataanya, kubah bersirip ini dapat digunakan selama 24 jam tanpa membutuhkan listrik. Anda pun  hanya perlu menyediakan biaya untuk pembeliat alat serta pemasangannya saja.

  1. Ramah Lingkungan

Terutama Turbin Ventilator Kencana yang terbuat dari bahan Zinium (produk Baja Lapis Aluminium Seng), sifatnya ramah lingkungan.

Karena material pembuatannya itu pula, alat ini kokoh dan tahan terhadap cuaca maupun suhu udara. Bahkan tidak menimbulkan suara bising.

  1. Mudah Dipasang

Pemasangan alat ini cukup mudah dan bisa diaplikasikan pada model atap apapun. Tidak harus di tengah, Anda pun bisa memasangnya di sisi lain genteng. Mengingat alat ini harus bertumpu pada rangka atap dan direkatkan dengan sekrup, artinya pemasangannya tidak boleh sembarangan.

Cara Kerja Turbin Ventilator

Turbin ventilator sendiri beroperasi dengan memanfaatkan kecepatan angin dengan menarik udara panas bertekanan tinggi dalam ruangan. Kemudian menghembuskannya melalui sirip-sirip turbin.

Angin akan menyebabkan turbin berputar. Bahkan meskipun angin berhenti, efek perputaran dari rotor sangkat akan menggunakan energi yang tersimpan untuk terus mengeluarkan udara.

Menariknya lagi, alat berbentuk kubah ini tetap bekerja optimal meskipun kecepatan angin sedang rendah. Alhasil, udara pengap dalam ruangan berkurang dan terakumulasi di area turbin.

Pada dasarnya, turbin ventilator memang memiliki fungsi yang sama dengan exhaust fan. Namun, alat ini memiliki keunggulan lebih, seperti ramah lingkungan, hemat listrik, dan mudah dipasang.

Adapun cara kerja turbin ventilator adalah dengan memanfaatkan sifat angin. Dimana udara panas bertekanan tinggi ditarik dan dihembuskan melalui sirip-sirip turbin.